Film pendek “Tunggal Gedhek” karya sineas Bojonegoro telah tayang. Film yang menceritakan tentang kehidupan sosial masyarakat yang suka pamer dan gengsi tentang harta kekayaan kepada tetangganya di depan umum yang dikemas dengan kocak dari para aktor mengundang tawa bagi para penontonnya. Tak heran, begitu film ini diposting 1 Desember 2020 di Youtube, sehari langsung ditonton lebih dari 1000 penonton. Hingga tulisan ini rilis, sudah sekitar 3.150 lebin pemirsa yang sudah menonton terpantau dari Channel Youtube BLKK Ademos Indonesia.

Salah Satu adegan seru Ketika Kedua Keluarga sedang Cekcok di Tukang sayur… Sumber : Screen Shoot Film Tunggal Gedhek

Dikisahkan 2 keluarga, Kelurga Jan Ganco dan Keluarga Man Thenguk yang rumahnya berdekatan, bahkah hanya dibatasi hanya dengan Tembok Bambu, dalam bahasa jawanya ‘Gedhek’ selalu cekcok tak pernah akur. Penyulut dalam cek cok tersebut mulai dari hal receh, tentang menu makan, bahkan sampe dalam selera berbelanja dan pamer perhiasan. Satu keluarga tak mau kalah dengan keluarga lainnya yang bedempetan rumahnya. Mereka punya anak yang bersekolah di sekolah yang sama, ikut kena dampak dari ketegangan dari kedua keluarga ini. Percekcokan diperparah dengan masing – masing istri dari kedua keluarga dengan karakter khas wanita yang cerewet, suka mencela bahkan sering bertengkar tanpa malu di depan publik hanya gara – gara pamer gengsi. Sudah kebayang kaan bagaimana serunya jika wanita sudah cekcok bab receh sampe bab berat…hahah… Bagaimana usaha sang anak merukunkan keluarganya dan bagaimana ujung dari kisah ini? Happy Ending…. atau sad ending?? soo tonton aja keseruannya…. dijamin ‘Ngeklek'(baca:Terawa Lepas) heheheh…

” Film ini dibuat sebagai rencana tindak lanjut dari kegiatan Workshop pembuatan Film yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Ademos Indonesia di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Bojonegoro selama Bulan November 2020 bulan November kemarin” demikian cerita H. Djoko Susilo, kepada penulis.

Lebih lanjut Kang Djoko, panggilan akrab H. Djoko Susilo, berharap banyak para talenta baru di bidang perfilman khususnya di Bojonegoro yang didukung oleh berbagai pihak khususnya dengan difasilitasi oleh BLKK Ademos. Harapannya ke depannya industri kreatif yang salah satu subsektornya Film bisa menjadi alternatif untuk mengangkat potensi Kabupaten Bojonegoro di Indonesia bahkan sampai mancanegara.

Para aktor pemeran dalam Film Tunggal Gedhek ini tak lain adalah para peserta dari workshop film di BLKK Ademos Indonesia dari berbagai wilayah Bojonegoro yang didukung oleh Yayasan Mannah, Ademos Indonesia, SMPN 1 Ngasem dan Masyarakat Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo Kab. Bojonegoro.

Semoga impian mewujudkan industri kreatif di Bojonegoro segera terwujud, salah satunya Subsektor Perfilman, bukan hanya wacana dan konsep tetapi diwujudkan dengan aksi nyata, tentu dengan dukungan dari berbagai pihak untuk mendukung talenta kreatif di Bojonegoro. (Kak Shela)

Tonton Filmnya di sini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here